Sabtu, 01 Juni 2013

Kepadatan Penduduk

Kepadatan penduduk yaitu jumlah penduduk yang menempati tiap satuan luas wilayah.
Satuan luas wilayah yang umumnya digunakan adalah kilometer persegi (Km2).
Ada beberapa jenis kepadatan penduduk yaitu:
a.
Kepadatan penduduk Aritmatik yaitu jumlah rata-rata penduduk yang menempati wilayah seluas satu kilometer persegi (1 Km2). Angka kepadatan penduduk inilah yang sering kita jumpai dan hanya disebut kepadatan penduduk saja.
Rumusnya:
Contoh:
Tahun 2000 jumlah penduduk DKI Jakarta 11.331.000 jiwa sedang luas wilayah 664 Km2. Hitung kepadatan penduduk aritmatiknya!
Penyelesaian soal:
 
Ini berarti tiap wilayah seluas 1 km2 rata-rata terdapat penduduk berjumlah 17.064 jiwa.

b.
Kepadatan penduduk agraris yaitu jumlah petani yang menempati tiap satuan luas tanah pertanian.
Rumusnya:
Contoh:
Suatu daerah jumlah penduduk 9.560.000 jiwa, luas lahan pertaniannya 35.500 km2. Berapa kepadatan penduduk agrarisnya?
Penyelesaian soal:
Ini berarti tiap lahan pertanian seluas 1 km2 rata-rata terdapat petani berjumlah 269 jiwa.
Nah sekarang Anda jawab pertanyaan ini!
“Bagaimana tingkat kepadatan penduduk agraris di kota-kota besar?” Jelaskan alasannya!
Mudah menjawabnya bukan?
Perlu Anda ketahui bahwa sesuai dengan perkembangan pembangunan di kota-kota besar khususnya bidang perumahan maka tanah-tanah produktif di kota dan sekitarnya tidak lagi digunakan sebagai lahan pertanian tetapi untuk permukiman dan industri. Jumlah penduduk yang berprofesi sebagai petanipun semakin sedikit. Akibat itu semua antara lain angka kepadatan agraris di kota besar tergolong rendah.
Bagaimana, pahamkah Anda dengan materi tadi? Bagus mari kita lanjutkan pada materi kualitas penduduk.



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar