Tampilkan postingan dengan label MOTIVASI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label MOTIVASI. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 04 Januari 2014

BECAK VS FERARRI

Manakah dari dua kendaraan tersebut di atas yang akan melaju paling kencang jika diadu dalam suatu balapan? Pertanyaan bodoh ini pasti akan sangat mudah terjawab, bahkan oleh anak TK sekalipun. Tentu semua orang dengan mudah pasti menjawab Ferarri yang akan melaju paling kencang jauh melampaui becak.

Mengapa Ferarri melaju paling kencang dibandingkan dengan becak?

Pertanyaan bodoh yang kedua juga akan mudah terjawab, bahkan oleh tamatan SD sekalipun. Ferarri sudah menggunakan tenaga mesin modern berteknologi tinggi yang dihasilkan dengan ilmu fisika, teknik otomotif, ilmu matematika, dan berbagai disiplin ilmu yang lain sehingga mampu melaju lebih kencang. Sedangkan becak masih menggunakan teknologi fisika kuno yaitu prinsip pesawat sederhana dengan menggunakan katrol. Tenaganya diperoleh dari kekuatan otot betis Si Tukang Becak. Berbeda jauh dari mobil Ferarri.

Mana yang ingin Anda miliki antara Becak dan Ferarri?

Pertanyaan terbodoh yang bisa ditanyakan pada orang gila adalah disuruh memilih Becak dan Ferarri. Tentu saja Anda akan memilih Ferarri daripada Becak. Mungkin beberapa dari Anda akan menjawab Becak sebagai pilihan. Ya... saya khawatir akan hal itu. Jika becak yang menjadi pilihan Anda, segera hubungi psikiater. Mungkin ada masalah dengan kesehatan otak Anda.

Baiklah, bagaimana jika tajuk diatas kita ganti dengan PARADIGMA LAMA VS PARADIGMA BARU.

Manakah dari dua paradigma diatas yang lebih baik bagi Anda?
Mengapa paradigma yang Anda pilih lebih baik dari paradigma yang lain?
Mana yang benar-benar Anda terapkan dalam kehidupan Anda? Paradigma lama atau paradigma baru?

Mungkin jawaban Anda akan berbeda dengan orang yang lain. Dan mungkin juga Anda sendiri belum tahu sebenarnya maksud dari pertanyaan itu dan Anda tidak memilih keduanya. Oke... akan saya beri penjelasan maksud saya.

Saya akan ambil contoh dari dunia pendidikan kita. Saya mengamati bahwa paradigma pendidikan masa kini masih tetap tidak berubah sejak zaman setelah kemerdekaan Indonesia. Sementara itu zaman terus mengalami perubahan terus menerus. Mungkin dulu orang tua Anda mengatakan, "Pergilah ke sekolah, belajarlah dengan baik dan berprestasi, setelah lulus kuliah, carilah pekerjaan yang mapan dan bergaji tinggi." Orang tua saya juga termasuk orang yang menyarankan hal itu pada saya.

Teman saya semasa sekolah yang pintar dan selalu juara kelas telah memenuhi keinginan orang tua mereka. Ada yang jadi dokter, arsitek, polisi, tentara, karyawan perusahaan besar yang bergaji tinggi, bahkan PNS. Sementara itu teman saya yang di masa sekolah adalah anak yang nakal dan bodoh mempunyai usaha warnet. Dan yang mengherankan pada saat kami semua mengadakan reuni, Si Bodoh pada masa sekolah datang dengan membawa sedan. Sementara Si Pintar datang dengan menggunakan motor bebek.

Saya terkejut dan bingung, bagaimana teman saya yang urakan, nakal dan juga bodoh dalam pelajaran di kelas, sekarang bisa hidup lebih kaya daripada teman saya yang pintar di dalam kelas. Apa ada yang salah dengan paradigma yang berbunyi "Pergilah ke sekolah, belajarlah dengan baik dan berprestasi, setelah lulus kuliah, carilah pekerjaan yang mapan dan bergaji tinggi."?

Saya yakinkan pada Anda bahwa tidak ada yang salah dengan paradigma itu. Paradigma itu benar pada zamannya, yaitu pada saat setelah kemerdekaan. Indonesia yang baru merdeka butuh banyak tenaga kerja untuk membangun negeri yang hancur pasca perang. Orang bisa dengan mudah hidup dalam kemewahan hanya dengan bersekolah tinggi dan mendapatkan kerja bergaji tinggi. Banyak orang kaya baru bermunculan.

Ya... Anda dapat memakai paradigma tersebut pada zamannya. Tapi sayang sekali, zaman tidak statis. Zaman terus berubah, dan Anda sudah tidak dapat mengandalkan paradigma "Pergilah ke sekolah, belajarlah dengan baik dan berprestasi, setelah lulus kuliah, carilah pekerjaan yang mapan dan bergaji tinggi." Paradigma itu sudah usang dan kuno. Sungguh mengenaskan sekali, justru orang tua kita mengajarkan apa yang mereka pelajari semasa kecilnya, yaitu "Pergilah ke sekolah, belajarlah dengan baik dan berprestasi, setelah lulus kuliah, carilah pekerjaan yang mapan dan bergaji tinggi."

Kita memerlukan sesuatu yang baru untuk dipelajari. Saya tidak hendak mengatakan bahwa sistem sekolah kita saat ini tidak baik bagi anak-anak sekarang. Tapi kita perlu menambahkan pendidikan yang lain supaya bisa melengkapi sistem pendidikan kita saat ini sehingga bisa diterapkan untuk menghadapi hidup di zaman sekarang.

Tapi sayangnya, orang yang pintar atau seorang ahli dalam suatu bidang cenderung tidak mau menerima ide-ide baru atau paradigma baru. Otak mereka suka beralasan dan sangat konservatif terhadap hal-hal baru.

Mereka mengatakan bahwa untuk sukses harus diraih dengan bersekolah yang tinggi, mendapatkan gelar, lalu mencari pekerjaan bergaji tinggi. Setelah itu ketika mereka menemukan pasangan mereka menikah, dan karena dua-duanya bekerja mereka merasa cukup dapat penghasilan. Untuk itu mereka memberanikan diri untuk mencicil rumah.

Kemudian datang lah kabar gembira bahwa yang perempuan hamil. Untuk itu yang lelaki bekerja lebih keras lagi untuk menyambut kehadiran sang bayi. Begitu bayi lahir dan bayi berikutnya lahir, keduanya termotivasi untuk mengejar uang lebih keras lagi.

Waktu berlalu dan mereka berdua dipromosikan dan naik gaji. Ketika bertambah bayi berikutnya akhirnya yang laki-laki meminta sang istri berhenti bekerja untuk merawat anak. Dan sang suami bekerja lebih keras lagi sampai akhinya dipromosikan dan naik gaji lagi. Dan kerena gaji cukup besar maka beranilah mulai menyicil mobil.

Seiring anak-anaknya bertambah besar, rumah yang kecil tadi semakin penuh sesak dan begitu gaji besar maka mulai menyicil rumah yang lebih besar. Dan ketika anak-anak mulai besar maka mulai menyicil mobil berikutnya. Dan ketika karir melonjak lebih bagus lagi karena di angkat menjadi direktur maka mulailah menyicil rumah mewah dan ada kolam renangnya. Terus dan menerus sampai akhirnya mereka mati meninggalkan hutang. Mereka seumur hidup menjadi budak uang.

Sedangkan orang kaya yang sebenarnya, mereka begitu lulus atau bahkan sebelum lulus mereka bekerja untuk mendapatkan pengetahuan, uang dan kenalan dimana akhirnya uang bekerja untuk mereka. Mereka menunda kesenangan, mengumpulkan uang, pengetahuan, dan kenalan kemudian mereka menginvestasikan ketiganya tadi sehingga uang bekerja untuk mereka dengan atau tanpa berkerja.

Jadi kesimpulannya, dibutuhkan lebih dari sekedar gelar akademis untuk bisa bebas secara keuangan. Kita juga butuh kecerdasan finansial. Apa itu kecerdasan finansial? Saya tidak akan menyampaikan secara detail mengenai hal itu. Anda bisa membacanya sendiri pada bukunya Robert T. Kiyosaki berjudul "Rich Dad Poor Dad."

Semoga tulisan ini menginspirasi Anda. Amiiin.


KUNJUNGI LINK BERIKUT:

Kamis, 14 November 2013

Kisah Guru Bijak Dan Sebuah Toples


Sebuah kisah inspiratif populer. Pada suatu waktu, terdapat seorang guru yang bijak. Banyak murid yang datang dari tempat jauh, untuk mendengarkan petuah bijaknya. Pada suatu hari, seperti biasa, para murid berkumpul untuk mendengarkan pelajaran dari sang guru.

Banyak murid mulai datang memenuhi ruang pengajaran. Mereka datang dan duduk dengan tenang dan rapi, memandang ke depan, siap untuk mendengar apa yang dikatakan oleh sang guru.

Akhirnya sang guru pun datang, lalu duduk di depan para murid-muridnya. Sang guru membawa sebuah toples besar, disampingnya terdapat setumpuk batu kehitaman seukuran genggaman tangan. Tanpa bicara sepatah kata pun, Sang guru mengambil batu-batu tersebut satu persatu, lalu memasukkannya hati-hati ke dalam toples kaca. Ketika toples tersebut sudah penuh dengan batu hitam tadi, sang Guru berbalik kepada para murid, lalu bertanya.

"Apakah toplesnya sudah penuh?"
"Ya guru," jawab para murid, "Benar, toples itu sudah penuh".

Tanpa berkata apa-apa, sang guru mulai memasukkan kerikil-kerikil bulat berwarna merah ke dalam toples itu.Kerikil-kerikil itu cukup kecil sehingga jatuh di sela-sela batu hitam besar tadi. Setelah semua kerikil masuk kedalam toples, sang guru berbalik kepada para murid, lalu bertanya.

"Apakah toplesnya sudah penuh?"
"Ya guru," jawab para murid, "Benar, toples itu sudah penuh".

Masih tanpa berkata apa-apa lagi, kini sang guru mengambil satu wadah pasir halus, lalu memasukkannya ke dalam toples. Dengan mudah pasir-pasir tersebut pun masuk memenuhi sela-sela kerikil merah dan batu hitam. Setelah masuk semua, kini sang guru berbalik kepada para murid, lalu bertanya lagi.

"Apakah toplesnya sudah penuh?"

Sekarang para murid tak terlalu percaya diri menjawab pertanyaan gurunya. Namun terlihat bahwa pasir tersebut jelas memenuhi sela-sela kerikil di dalam toples, membuatnya terlihat sudah penuh. Kali ini hanya sedikit yang mengangguk, lalu menjawab,

"Ya guru," jawab beberapa murid, "Benar, toples itu sudah penuh".

Tetap tanpa berkata apa-apa lagi, sang guru berbalik mengambil sebuah tempayan berisi air, lalu menuangkannya dengan ahti-hati ke dalam toples besar tersebut. Ketika air sudah mencapai bibir toples, kini sang guru berbalik kepada para murid, lalu bertanya lagi.
"Apakah toplesnya sudah penuh?"

Kali ini kebanyakan murid memilih diam, namun ada dua hingga tiga yang memberanikan diri menjawab,
"Ya guru," jawab sedikit murid tersebut, "Benar, toples itu sudah penuh".

Tetap tanpa berkata apa-apa lagi, sang guru mengambil satu kantong berisi garam halus. Ditaburkannya sedikit-sedikit dan hati-hati dari atas permukaan air, garam pun larut, lalu ditambahkan lagi sedikit, demikian seterusnya hingga seluruh garam tersebut habis larut dalam air. Kini sang guru menghadap kepada par amurid, dan sekali lagi bertanya, "Apakah toplesnya sudah penuh?"

Kali ini semua murid benar-bnar diam. Hingga akhirnya seorang murid yang berani menjawab, "Ya guru, toples itu sekarang sudah penuh".

Sang guru menjawab, "Ya benar, toples ini sekarang sudah penuh".
Sang guru kemudian melanjutkan perkatannya,

"Sebuah cerita selalu memiliki banyak makna, dan setiap dari kalian telah memahami banyak hal dari demonstrasi ini. Diskusikan dengan tenang sesama kalian, apa hikmah yang kalian punya. Berapa banyak hikmah berbeda yang dapat kalian temukan dan kalian ambil darinya."

Para murd pun memandang sang guru, dan ke arah toples yang kini berisi dengan berbagai warna, ada hitam, ada merah, ada pasir, air, dan garam. Lalu dengan tenang mereka mendiskusikan dengan murid lainnya. Setelah beberapa menit kemudian sang guru mengangkat tangannya, seluruh ruangan pun diam. Sang guru lalu berkata,
"Selalu ingatlah bahwa tak pernah ada hanya satu interpretasi dari segalanya. Kalian telah mengambil semua hikmah dan pesan dari cerita, dan setiap hikmah, sama pentingnya dengan yang lain.

Lalu tanpa berkata-kata lagi, sang guru pun bangkit dan meninggalkan ruangan.

Kisah inspirasi diatas diterjemahkan dari
http://www.rogerdarlington.me.uk/stories.html Kisah Guru Bijak dan Sebuah Toples

Senin, 13 Mei 2013

Kata Kata Motivasi Hidup, Sukses, dan Cinta [2013]

Kata kata motivasi hidup, sukses, dan cinta agar anda kembali bersemangat menjalani hidup. Kata motivasi akan sangat membantu ketika seseorang membutuhkan dorongan agar kembali menemukan semangat dalam menyingkapi berbagai persoalan hidup, meraih kesuksesan, dan problematika cinta.

Sudah menjadi rahasia umum bahwasanya kata-kata memiliki kekuatan yang luar biasa. Kata kata bisa mempengaruhi kepribadian seseorang bahkan menggerakkan masa dengan seruan yang bergelora. Maka dari itu gunakan kata motivasi dibawah ini untuk memotivasi diri, sahabat, keluarga, dan orang yang kita kenal. Simak di bawah ini:




Kata Motivasi Hidup
  • Sesungguhnya, bahagia itu sederhana & masalah itu ribet. Jika ingin bahagia, sederhanakan masalah yang ada
  • Mintalah bantuan Tuhan untuk setiap masalah yang tidak bisa kamu selesaikan sendiri
  • Orang yang suka cari muka akan kehilangan muka saat muka aslinya terbuka.
  •  Kebaikan tidak pernah mengenal batas. Karena kebaikan bersifat jangka panjang.
  • Tuhan, peliharalah kebaikanku dalam masa mudaku dan dewasakanlah aku dalam kemandirian yang sejahtera. Aamiin
  • Selama di hati kita masih ada keinginan untuk menjatuhkan orang lain, maka kita belum menemukan kebaikan.
  • Masalah itu seperti uji kelayakan. Yang berhasil melaluinya menandakan Anda memang pantas hidup di dunia.
  • Tuhan, kuatkanlah aku menolak pengaruh buruk di lingkunganku, dan luluskanlah aku dari studiku dengan baik. Aamiin
  • Ketakutan akan kehilangan, memberi keberanian untuk terus mendapatkan.
  • Orang yang panjang kesulitannya, marah sebelum mengerti dan berkecil hati sebelum mencoba. ~ Mario Teguh
  • Tuhan, damaikanlah aku tentang masa depanku dan bantulah aku ikhlas melakukan yang terbaik hari ini dan esok. Aamiin
  • Terkadang kita harus rela melepaskan, sesuatu yang mungkin belum sempat kita genggam.
  • Airmata membuktikan bahwa apa yang mampu dilihat mata kita itu terbatas.
  • Kita selalu butuh seorang sahabat yang pemimpi dan pengkhayal. Agar kita tahu dunia tak sesempit tempat kita tinggal.
  • Karena tak pernah menomorsatukan Tuhan, bukan tak mungkin Ia akan membiarkanmu dinomorduakan seseorang.
  • Gengsi tidak dilarang, hanya tidak boleh digunakan sebagai alasan untuk merugikan diri sendiri. ~ Mario Teguh
  • Terkadang kita perlu kehilangan untuk kembali mengerti apa arti dari menemukan.
  • Tak perlu berubah tuk menyenangkan seseorang. Jika kamu memang menyenangkan, kamu tak perlu susah payah mencari perhatian.
  • Tuhan... Berikan aku keberanian dan hikmat dalam mengambil keputusan, agar aku tak salah melangkah. Amin
  • Jadilah PENSIL yang bisa menuliskan cerita bahagia. Jadilah PENGHAPUS yang bisa menghilangkan kisah sedih.
  • Sesungguhnya, yang melukai akan terluka pada waktunya. Yang menghina akan terhina pada waktunya.
  • hal terbaik yg bisa Anda lakukan u/ org lain bukanlah membagikan kekayaan Anda,tetapi membantu ia u/ memliki kekayaan sendiri.
  • Guru terbaik adlaah kesalahan terakhir yang anda lakukan.
  • Gelisah dalam pikiran tidak akan menyelesaikan masalah. Bangkit & percaya yakin pasti ada jalan keluar.
  • Hargailah hidup, seharga wktu yang telah berlalu, yang tak bisa kita beli dgn harta apapun di dunia
  • Endapkan emosi ke level terendah jika ingin mendapatkan ketenangan hati agar bisa melihat setiap soal secara jernih.
  • Disaat kita sadar akan kerendahan hati, disaat itu pula kesombongan akan musnah.

Kata Motivasi Sukses
  • Orang sukses punya semangat seganas gelombang lautan & tekad sekeras baja. Sebelum sukses tidak akan mundur! ~ Andrie Wongso
  • Optimisme dapat mengalahkan perhitungan matang sekalipun. ~ Bong Chandra
  • Seorang pemenang tak pernah berhenti untuk berusaha dan orang yang behenti berusaha takkan pernah menang. - Anonim
  • Kesuksesan adalah kumpulan dari doa, keputusan, pilihan serta tindakan yang tersusun rapi.
  • Sukses bukanlah kunci kebahagiaan. Kebahagiaan adalah kunci untuk sukses. Jika Anda mencintai yang Anda kerjakan, Anda akan sukses. - Albert Schweitzer
  • Menyalahkan pihak lain atas penderitaanmu tak mengubah apa pun. Cari solusi & action!
  • Bangkitlah setiap kali kamu jatuh. Jika tidak, kamu akan tertinggal.
  • "Nanti" adalah kata yg pastinya membuang waktu. Kalau bisa dikerjakan sekarang lebih baik Anda mengerjakanya
  • Seseorang belum gagal ketika ia jatuh dan kalah, melainkan ketika ia menyatakan berhenti bertindak
  • Tak selalu orang terpintar yang mendapatkan yang terbaik; orang yang mempunyai kegigihan membaca, orang yang terus bertahan dan tak pernah menyerahlah yang mencapai sukses. - W.E Corey
  • Jika Anda membiarkan diri Anda sendiri tidak disiplin dalam hal-hal kecil, kemungkinan juga Anda tidak akan disiplin dalam hal-hal besar. - Warren Buffett
  • Perubahan tidak akan datang jika kita menunggu orang lain atau lain waktu. Diri kitalah yang ditunggu-tunggu. Diri kitalah perubahan yang kita cari. - Barack Hussein Obama
  • Besarnya sukses Anda ditentukan oleh seberapa kuat keinginan Anda; ditentukan oleh seberapa besar mimpi Anda; dan ditentukan oleh kecakapan Anda dalam mengatasi kekecewaan yang Anda alami. - Robert T. Kiyosaki
  • Fokus pada KUALITAS ktika bekerja, fokus pada KUANTITAS ketika bersama keluarga.
  • Everyone has scars on their heart... They are the story of your life.

Kata Motivasi Cinta
  •  Cemburu itu bukan CINTA. Cemburu awal pertengkaran dan tanda tidak percaya diri.
  • Apa yang kau sembunyikan dari hatimu, matamu akan berkata jujur padaku
  • Ada satu hal yg sampai hari ini masih membuatku bangga menjadi Aku. Yaitu; karena aku mampu terima Kamu apa adanya
  • Aku mencintaimu bukan karena aku membutuhkanmu. Aku membutuhkanmu karena aku mencintaimu
  • Tanpa komitmen, pada akhirnya cinta tak akan bertahan dalam menjalin sebuah hubungan
  • Wanita yg kuat bukanlah ia yg tak pernah menangis, Tetapi wanita yg kuat adalah wanita yg bisa menghapus air matanya
  • Tujuan memiliki pasangan adalah tuk BERBAGI KEBAHAGIAAN bukan MENCARI KEBAHAGIAAN
  • Pada akhirnya, cinta adalah tentang rasa percaya. Bahwa seseorang akan terus membahagiakanmu, tanpa perlu kamu merengek padanya.
  • Ada yang lebih pantas untuk ditunggu, daripada terburu-buru mencari pengganti namun tak sehati.
  • Tubuh yang kelelahan butuh istirahat, hati yang kelelahan butuh kekasih yang hebat.
  • Seperti halnya suka seseorang, tidak suka kehadiran seseorang juga terkadang tak perlu alasan
  • Cinta bukan bertahan seberapa lama, tapi seberapa jelas ke arah mana
  • Jadilah seanggun-anggunnya wanita agar engkau disandingkan dengan segagah-gagahnya laki-laki. ~ Mario Teguh
  • Di saat kau merasa berkorban, di saat itulah cintamu hilang, karena cinta tak butuh pengorbanan.
  • Cinta seharusnya menjadi sesuatu yang sederhana dan manis, bukannya ribet malah menyakitkan
  • Cinta ku ini adalah kedua tangan ku dalam upaya dan doa utk selalu berusaha menjagamu, membahagiakan kamu.
  • Gadis Cantik seperti sekuntum mawar merah. Kadang kamu bisa mencium harum mawar tersebut, kadangkala Durinya mampu menusuk jari

Sumber: www.mint.web.id

Selasa, 07 Mei 2013

HUBUNGAN PEKERJA DENGAN MAJIKAN

Maraknya aksi mogok-kerja belakangan ini sudah merupakan warna dari kehidupan di negara ini. Rasa tidak puas terhadap apa yang telah diputuskan oleh perusahaan secara sepihak telah mengundang hal tersebut terjadi. Dari pihak perusahaan juga menjadi serba salah terutama dengan kondisi ekonomi Indonesia yang tergolong morat marit saat ini membuat perusahaan susah untuk memenuhi segala tuntutan yang dilontarkan.

Agar hal tersebut setidaknya dapat diperkecil porsinya sebaiknya ada kesadaran dari kedua belah pihak yang nantinya akan saling menguntungkan. Hubungan perkerja ( bawahan ) dengan majikan ( atasan ) yang harmonis harus di taati dengan saling pengertiannya, sehingga semua yang menjadi momok tersebut tidak perlu terjadi.

Ada 5 hal yang harus diperhatikan oleh seorang majikan yaitu :

1. Memberikan pekerjaan sesuai dengan kemampuan pekerja ( bawahan ).

Seorang majikan jangan sekali kali memberikan pekerjaan diluar kemampuan dari pekerja. Akibatnya akan fatal, pekerja akan menjadi uring-uringan dan tidak termotivasi untuk menyelesaikan pekerjaannya, sehingga hasil akhir yang dikehendaki tidak akan terwujud dengan baik. Akibatnya sebagai majikan akan menilai dengan gamblang bahwa pekerjanya tidak berkualitas, padahal seharusnya ia sadar telah memberikan porsi yang tidak cocok terhadap pekerja. Pekerja akan menjadi minder mengakibatkan ia stress dan fatal bila akan bertindak tidak benar ,yang jelas ini akan merugikan semua pihak.

2. Memberikan balas jasa dan reward (penghargaan) seperti : upah, makanan dan hadiah lainnya.

Balas jasa yang layak bagi kemanusiaan sesuai dengan kemampuan perusahaan dan kondisi pasar tenaga kerja. Saat ini disana-sini unjuk rasa buruh sangat dipengaruhi terlebih oleh faktor ini. Rasa tidak puas akan balas jasa yang diterima karena kebutuhan yang meningkat terus, sedangkan pihak perusahaan tidak dapat memberikan nilai tambah seperti yang diharapkan. Sebagai majikan harus dapat menyeimbangkan hal ini. Seandainya perusahaan sedang maju pesat tidak ada salahnya memberikan balas jasa lebih dari ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah, agar perusahaan bisa bertambah maju dengan meningkatnya semangat kerja dan kualitas akan semakin baik. Jangan lupa memberikan reward dari hasil pekerjaan yang telah dicapai dengan sukses oleh pekerja. Perhatikan promosi kenaikan pangkat maupun kenaikan jabatannya, sehingga pekerja merasa memiliki prospek pada perusahaan tempat ia bekerja dan tidak menjadi pesimis.

3. Memberikan jaminan sosial.

Apabila pekerja atau anggota keluarganya sakit, berikanlah jaminan sosial kepadanya. Pekerja akan merasa sangat dihargai bila kesusahannya dapat dicover oleh perusahaan walau hanya sebagian kecil. Rasa berterima kasih yang amat sangat akan diberikan pekerja bagi perusahaan apabila ada yang memperhatikan dirinya apalagi keluarganya. Bila ini sudah dapat dijalankan pekerja akan merasa memiliki terhadap perusahaan tempat ia bekerja.

4. Menikmati hal-hal yang menyenangkan bersama-sama.

Berusahalah nikmati bersama-sama hal-hal yang menyenangkan seperti makan bersama pada event-event tertentu menjelang Tahun Baru, ulang tahun majikan, sukses mengerjakan suatu proyek, berlibur bersama dan lain sebagainya. Terserah kesepakatan kedua belah pihak dan ini menjadi tanggugan majikan. Pada kesempatan seperti ini akan membuat majikan dan pekerja saling terbuka dan tau apa yang menjadi keinginan masing-masing. Rasa kebersaman ini akan sangat berharga dan berkesan bagi keduanya. Jangan bila perusahaan sedang mundur, pekerja dituntut harus prihatin tetapi bila perusahaan sukses yang menikmati hanya majikan saja, pekerja hanya bisa gigit jari setelah bekerja keras tetapi yang menikmati kesenangan hanya majikan saja

5. Memberikan waktu istirahat

Berikanlah haknya seperti cuti tahunan, cuti besar dan lain sebagainya. Karena refresing yang cukup akan membuat pikiran menjadi jernih dan pekerjaan yang dilakukan akan menghasilkan sesuatu yang baik pula. Sebaiknya pekerja dianjurkan untuk istirahat /cuti jangan menyarankan masuk kerja dan dibayar, malah sebaliknya bila cuti harus dibayar. Dan pola ini mulai diterapkan oleh perusahaan-perusahaan.

Sebaliknya ada 5 cara bagaimana seharusnya pekerja ( bawahan ) memperlakukan majikan ( atasannya)

1. Bekerjalah dengan cerdas

Pahami terlebih dahulu tugas yang diberikan, lalu buatlah langkah-langkah penyelesaian dan analisa hasil akhir dari pekerjaan tersebut. Bila tidak memuaskan perbaikilah sehingga hasil maksimal akan dicapai. Berikan inisiatif-inisiatif yang positif. Tanggap atas tugas yang diberikan, itulah ciri-ciri pekerja yang cerdas. Majikan akan sangat senang bila pekerja memiliki solusi-solusi, terlepas ia dapat menerima atau tidak. Selain itu harus tanggap terhadap kondisi yang dialami perusahaan, jangan memberikan solusi yang walaupun baik tetapi tidak mampu dijalankan karena kondisi perusahaan yang tidak memungkinkan. Apabila memang kondisinya sedang menurun pekerja harus prihatin. Tetaplah bekerja dengan cerdas tanpa terpengaruh dengan kondisi buruk yang sedang terjadi.

2. Rajin bekerja dan tidak berleha-leha

Mengertilah bahwa tugas yang dibebankan majikan kepada pekerja akan menjadi kewajiban dan tanggung jawab pekerja. Agar kepercayaan majikan kepada pekerja semakin meningkat seharusnyalah pekerja rajin, jangan berleha-leha, lalai apalagi menganggap enteng tugas yang diberikan. Bersungguh-sungguh melaksanakan tugas. Jangan membiasakan diri melihat majikan bekerja lebih dahulu. Pekerja harus memulai pekerjaannya terlebih dahulu dan beristirahat setelah majikannya. Seorang majikan yang baik akan sangat memperhatikan kemampuan para pekerjanya dan tidak tergila-gila dengan waktu kerja yang mengharuskan pekerja bekerja dengan over-time yang berlebih-lebihan.

3. Jujur dan hidup hemat.

Berlakulah jujur, jangan mengambil apa yang tidak diberikan majikan kepada anda. Orang yang jujur pasti mendapat tempat dan kebalikannya orang yang tidak jujur pasti akan ditolak. Siapapun majikan anda pasti sangat mengharapkan seorang karyawan yang jujur. Hal yang sangat penting yang dapat mendorong anda untuk hidup jujur adalah hidup hemat. Dengan pengertian hidup hemat untuk perusahaan maupun hidup hemat untuk diri sendiri.

Hidup hemat untuk perusahaan seperti menghemat pengeluaran-pengeluaran perusahaan. Contoh :menggunakan alat-alat alteka tidak berlebih-lebihan, tidak menggunakan sarana-sarana perusahaan untuk kepentingan pribadi (seperti mobil , telepon dsb).

Hidup hemat untuk diri sendiri seperti menghemat pengeluaran-pengeluran pribadi yang tidak terlalu urgent, tau kondisi keuangan dengan sesungguhnya apalagi masa krismon seperti saat ini dimana kebanyakan harga barang-barang melambung tinggi dan kenaikan gaji yang sudah tidak seimbang.

Hal ini penting karena keterkaitannya sangat erat. Hidup hemat untuk diri sendiri akan menunjang hidup hemat untuk perusahaan dan hidup hemat untuk perusahaan pasti akan mendatangkan kejujuran. Itulah hal penting yang dijelaskan untuk point ini.

4. Bekerjalah lebih baik dan produktif.

Selalu memperbaiki mutu pekerjaan menjadi lebih baik. Hari ini akan lebih baik dari kemarin dan hari esok harus lebih baik dari hari ini. Falsafah China ini sangat penting diterapkan dalam hidup anda sebagai pekerja. Sifat ini sudah dianut seperti orang-orang China, Jepang, Korea, dll. Dengan bekerja lebih baik anda pasti akan menjadi pekerja yang produktif. Menghasilkan inovasi-inovasi yang sangat menunjang majunya perusahaan. Majikan yang baik pasti sangat menghargai keberadaan anda untuk kelangsungan perusahaan.

5. Menjaga company image

Jangan menjelek-jelekkan perusahaan terutama untuk saingan perusahaan, anda harus bisa menjaga image perusahaan, terhadap majikan (atasan) pujilah sifat-sifat mulia yang dimilikinya, jangan mencelanya terus-terusan terutama didepan orang-orang yang menjadi saingannya atau yang iri terhadap keberhasilannya. Hal ini sangat penting agar tidak menimbulkan kerusuhan yang fatal bagi anda maupun bagi majikan. Bila kita tidak senang terhadap tindakannya kemukakan secara terbuka kepadanya, bila hal tersebut juga tidak menyelesaikan masalah tenangkanlah pikiran dan ingatlah bahwa anda masih butuh pekerjaan, terimalah dengan sabar dan apa adanya tanpa harus mencela disana-sini. Suatu waktu ia pasti akan sadar akan kesalahannya.


Dengan adanya keseimbangan-keseimbangan diatas pasti hubungan antara majikan (atasan) dan pekerja (bawahan) akan lebih mudah teratasi. Landasan etika kerja tersebut dapat berlangsung secara harmonis tidak saja memberikan manfaat kepada majikan dan pekerja tetapi untuk semua orang seperti rekanan-rekanan , diri majikan-pekerja dan keluarganya, masyarakat maupun negara.

Menjadikan majikan dan pekerja menjadi satu keluarga akan mendatangkan keharmonisan dengan adanya saling menghargai, saling percaya dan saling membutuhkan/membantu.

Untuk mencapai keharmonisan tersebut perlu juga disadari sbb :

1. Kesejahteraan akan langgeng bila musyawarah dilakukan tanpa adanya pertengkaran.

2. Musyawarah yang dilaksanakan hendaknya membuahkan kesepakatan.

3. Kesepakatan tersebut ditaati dan dihormati oleh semua pihak dengan penuh kesadaran.

4. Tidak satu pihakpun dapat mengubah peraturan yang sedang berlaku secara sepihak.



Mungkin berguna



Dari : Andriani Dewi

Etos Pendongkrak Gairah Kerja

Etos Pendongkrak Gairah Kerja! (Jangan Cuma "5-Ng")

Hidup hanya menyediakan dua pilihan: mencintai pekerjaan atau mengeluh setiap hari. Jika tidak bisa mencintai pekerjaan, maka kita hanya akan memperoleh "5-ng": ngeluh, ngedumel, ngegosip, ngomel, dan ngeyel.

Punya masalah dengan semangat kerja? Jangan gundah gulana, Anda tidak sendirian. Banyak orang lain yang punya problem serupa. Namun, bukan tidak ada solusinya!

Hampir semua orang pernah mengalami gairah kerjanya melorot. "Itu lumrah," kata Jansen Sinamo, ahli pengembangan sumber daya manusia dari Institut Darma Mahardika, Jakarta. Meski lumrah, "impotensi" kerja harus diobati.

Cara terbaik untuk mengatasinya, menurut Jansen, dengan langsung membenahi pangkal masalahnya, yaitu motivasi kerja. Itulah akar yang membentuk etos kerja. Secara sistematis, Jansen memetakan motivasi kerja dalam konsep yang ia sebut sebagai "Delapan Etos Kerja Profesional". Sejak 1999, ia aktif mengampanyekan gagasan itu lewat berbagai pelatihan yang ia lakukan.

Memahat yang tak terlihat

Etos pertama: kerja adalah rahmat.

Apa pun pekerjaan kita, entah pengusaha, pegawai kantor, sampai buruh kasar sekalipun, adalah rahmat dari Tuhan. Anugerah itu kita terima tanpa syarat, seperti halnya menghirup oksigen dan udara tanpa biaya sepeser pun.

Bakat dan kecerdasan yang memungkinkan kita bekerja adalah anugerah.
Dengan bekerja, setiap tanggal muda kita menerima gaji untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Dengan bekerja kita punya banyak teman dan kenalan, punya kesempatan untuk menambah ilmu dan wawasan, dan masih banyak lagi. Semua itu anugerah yang patut disyukuri. Sungguh kelewatan jika kita merespons semua nikmat itu dengan bekerja ogah- ogahan.

Etos kedua: kerja adalah amanah.

Apa pun pekerjaan kita, pramuniaga, pegawai negeri, atau anggota DPR, semua adalah amanah. Pramuniaga mendapatkan amanah dari pemilik toko.

Pegawai negeri menerima amanah dari negara. Anggota DPR menerima amanah dari rakyat. Etos ini membuat kita bisa bekerja sepenuh hati dan menjauhi tindakan tercela, misalnya korupsi dalam berbagai bentuknya.

Etos ketiga: kerja adaah panggilan.

Apa pun profesi kita, perawat, guru, penulis, semua adalah darma.
Seperti darma Yudistira untuk membela kaum Pandawa. Seorang perawat memanggul darma untuk membantu orang sakit. Seorang guru memikul darma untuk menyebarkan ilmu kepada para muridnya. Seorang penulis menyandang darma untuk menyebarkan informasi tentang kebenaran kepada masyarakat. Jika pekerjaan atau profesi disadari sebagai panggilan, kita bisa berucap pada diri sendiri, "I'm doing my best!" Dengan begitu kita tidak akan merasa puas jika hasil karya kita kurang baik mutunya.

Etos keempat: kerja adalah aktualisasi.

Apa pun pekerjaan kita, entah dokter, akuntan, ahli hukum, semuanya bentuk aktualisasi diri. Meski kadang membuat kita lelah, bekerja tetap merupakan cara terbaik untuk mengembangkan potensi diri dan membuat kita merasa "ada". Bagaimanapun sibuk bekerja jauh lebih menyenangkan daripada duduk bengong tanpa pekerjaan.

Secara alami, aktualisasi diri itu bagian dari kebutuhan psikososial manusia. Dengan bekerja, misalnya, seseorang bisa berjabat tangan dengan rasa pede ketika berjumpa koleganya. "Perkenalkan, nama saya Miftah, dari Bank Kemilau." Keren `kan?

Etos kelima: kerja itu ibadah.

Tak peduli apa pun agama atau kepercayaan kita, semua pekerjaan yang halal merupakan ibadah. Kesadaran ini pada gilirannya akan membuat kita bisa bekerja secara ikhlas, bukan demi mencari uang atau jabatan semata. Jansen mengutip sebuah kisah zaman Yunani kuno seperti ini:

Seorang pemahat tiang menghabiskan waktu berbulan-bulan untuk mengukir sebuah puncak tiang yang tinggi. Saking tingginya, ukiran itu tak dapat dilihat langsung oleh orang yang berdiri di samping tiang. Orang-orang pun bertanya, buat apa bersusah payah membuat ukiran indah di tempat yang tak terlihat? Ia menjawab, "Manusia memang tak bisa menikmatmnya. Tapi Tuhan bisa melihatnya." Motivasi kerjanya telah berubah menjadi motivasi transendental.

Warisan tak ternilai

Etos keenam: kerja adalah seni.

Apa pun pekerjaan kita, bahkan seorang peneliti pun, semua adalah seni. Kesadaran ini akan membuat kita bekerja dengan enjoy seperti halnya melakukan hobi. Jansen mencontohkan Edward V Appleton, seorang fisikawan peraih nobel. Dia mengaku, rahasia keberhasilannya meraih penghargaan sains paling begengsi itu adalah karena dia bisa menikmati pekerjaannya.

"Antusiasmelah yang membuat saya mampu bekerja berbulan-bulan di laboratorium yang sepi," katanya. Jadi, sekali lagi, semua kerja adalah seni. Bahkan ilmuwan seserius Einstein pun menyebut rumus- rumus fisika yang njelimet itu dengan kata sifat beautiful.

Etos ketujuh: kerja adalah kehormatan.

Seremeh apa pun pekerjaan kita, itu adalah sebuah kehormatan. Jika bisa menjaga kehormatan dengan baik, maka kehormatan lain yang lebih besar akan datang kepada kita.

Jansen mengambil contoh etos kerja Pramoedya Ananta Toer. Sastrawan Indonesia kawakan ini tetap bekerja (menulis), meskipun ia dikucilkan di Pulau Buru yang serba terbatas. Baginya, menulis merupakan sebuah kehormatan. Hasilnya, kita sudah mafhum. Semua novelnya menjadi karya sastra kelas dunia.

Etos kedelapan: kerja adalah pelayanan.

Apa pun pekerjaan kita, pedagang, polisi, bahkan penjaga mercu suar, semuanya bisa dimaknai sebagai pengabdian kepada sesama.

Pada pertengahan abad ke-20 di Prancis, hidup seorang lelaki tua sebatang kara karena ditinggal mati oleh istri dan anaknya. Bagi kebanyakan orang, kehidupan seperti yang ia alami mungkin hanya berarti menunggu kematian. Namun bagi dia, tidak. Ia pergi ke lembah Cavennen, sebuah daerah yang sepi. Sambil menggembalakan domba, ia memunguti biji oak, lalu menanamnya di sepanjang lembah itu. Tak ada yang membayarnya. Tak ada yang memujinya. Ketika meninggal dalam usia

89 tahun, ia telah meninggalkan sebuah warisan luar biasa, hutan sepanjang 11 km! Sungai-sungai mengalir lagi. Tanah yang semula tandus menjadi subur. Semua itu dinikmati oleh orang yang sama sekali tidak ia kenal.

Di Indonesia semangat kerja serupa bisa kita jumpai pada Mak Eroh yang membelah bukit untuk mengalirkan air ke sawah-sawah di desanya di Tasikmalaya, Jawa Barat. Juga pada diri almarhum Munir, aktivis Kontras yang giat membela kepentingan orang-orang yang teraniaya.

"Manusia diciptakan oleh Yang Maha Kuasa dengan dilengkapi keinginan untuk berbuat baik," kata Jansen. Dalam bukunya Ethos21, ia menyebut dengan istilah rahmatan lii alamin (rahmat bagi sesama).

Pilih cinta atau kecewa

Menurut Jansen, kedelapan etos kerja yang ia gagas itu bersumber pada kecerdasan emosional spiritual. Ia menjamin, semua konsep etos itu bisa diterapkan di semua pekerjaan.

"Asalkan pekerjaan yang halal," katanya. "Umumnya, orang bekerja itu `kan hanya untuk nyari gaji. Padahal pekerjaan itu punya banyak sisi," katanya.

Kerja bukan hanya untuk mencari makan, tetapi juga mencari makna.
Rata-rata kita menghabiskan waktu 30 - 40 tahun untuk bekerja.
Setelah itu pensiun, lalu manula, dan pulang ke haribaan Tuhan. "Manusia itu makhluk pencari makna. Kita harus berpikir, untuk apa menghabiskan waktu 40 tahun bekerja. Itu `kan waktu yang sangat lama," tambahnya.

Ada dua aturan sederhana supaya kita bisa antusias pada pekerjaan.
Pertama, mencari pekerjaan yang sesuai dengan minat dan bakat. Dengan begitu, bekerja akan terasa sebagai kegiatan yang menyenangkan.

Jika aturan pertama tidak bisa kita dapatkan, gunakan aturan kedua:
kita harus belajar mencintai pekerjaan. Kadang kita belum bisa mencintai pekerjaan karena belum mendalaminya dengan benar. "Kita harus belajar mencintai yang kita punyai dengan segala kekurangannya," kata sarjana Fisika ITB yang lebih suka dengan dunia pelatihan sumber daya manusia ini.

Hidup hanya menyediakan dua pilihan: mencintai pekerjaan atau mengeluh setiap hari. Jika tidak bisa mencintai pekerjaan, maka kita hanya akan memperoleh "5-ng": ngeluh, ngedumel, ngegosip, ngomel, dan ngeyel. Jansen mengutip filsuf Jerman, Johann Wolfgang von Goethe, "It's not doing the thing we like, but liking the thing we have to do that makes life happy."

"Dalam hidup, kadang kita memang harus melakukan banyak hal yang tidak kita sukai. Tapi kita tidak punya pilihan lain. Tidak mungkin kita mau enaknya saja. Kalau suka makan ikan, kita harus mau ketemu duri," ujar pria yang kerap disebut sebagai Guru Etos ini.

Dalam dunia kerja, duri bisa tampil dalam berbagai macam bentuk. Gaji yang kecil, teman kerja yang tidak menyenangkan, atasan yang kurang empatik, dan masih banyak lagi. Namun, justru dari sini kita akan ditempa untuk menjadi lebih berdaya tahan.

Bukan gila kerja

Dalam urusan etos kerja, bangsa Indonesia sejak dulu dikenal memiliki etos kerja yang kurang baik.
Di jaman kolonial, orang-orang Belanda sampai menyebut kita dengan sebutan yang mengejek, in lander pemalas. Ini berbeda dengan, misalnya, etos Samurai yang dimiliki bangsa Jepang. Mereka terkenal sebagai bangsa pekerja keras dan ulet.

Namun, Jansen menegaskan, pekerja keras sama sekali berbeda dengan workaholic. Pekerja keras bisa membatasi diri, dan tahu kapan saatnya menyediakan waktu untuk urusan di luar kerja. Sementara seorang workaholic tidak. Dalam pandangan Jansen, kondisi kerja yang menyenangkan adalah kerja bareng semua pihak. Bukan hanya bawahan, tapi juga atasan.

Sering seorang atasan mengharapkan bawahannya bekerja keras, sementara ia sendiri secara tidak sengaja melakukan sesuatu yang melunturkan semangat kerja bawahan. Jansen memberi contoh, atasan yang mengritik melulu jika bawahan berbuat keliru, tapi tak pernah memujinya jika ia menunjukkan prestasi.

Secara manusiawi hal itu akan menyebabkan bawahan kehilangan semangat bekerja. Buat apa bekerja keras, toh hasil kerjanya tak akan dihargai. Ingat, pada dasarnya manusia menyukai reward.

Konosuke Matsushita, pendiri perusahaan Matsushita Electric Industrial (MET) punya teladan yang bagus. Pada zaman resesi dunia tahun 1929-an, pertumbuhan ekonomi Jepang anjiok tajam. Banyak perusahaan mem-PHK karyawan. MEI pun terpaksa memangkas produksi hingga separuhnya. Namun, Matsushita menjamin tak ada satu karyawan pun yang bakal terkena PHK.

Sebagai gantinya, ia mengajak semua karyawan bekerja keras. Karyawan- karyawan bagian produksi dilatih untuk menjual. Hasilnya benar-benar ruarrr biasa. Mereka bisa berubah menjadi tenaga marketing andal, yang membuat Matsushita menjadi salah satu perusahaan terkuat di Jepang.


Senin, 06 Mei 2013

TIPS MUDAH BERTEMU JODOH ...

Bismillahir-Rahmaanir-Rahim ...

Jodoh sudah ditakdirkan Allah, jodoh anda tidak akan kemana-mana dan akan datang jika waktunya tiba. Tugas anda hanyalah berusaha & berdoa untuk segera menjemput jodoh anda.

Jangan berputus asa dan bersabarlah dalam menjemput jodoh yang telah ditetapkan Allah.

Allah memberikan pilihan dalam memberikan jodoh untuk anda.

Pertama, cepat mendapatkan jodoh.
Kedua, lambat mendapatkan jodoh. Ketiga, menunda mendapatkan jodoh sampai bertemu jodohnya diakhirat kelak.

Apapun pilihannya jodoh yang ditentukan Allah, itulah yang terbaik bagi anda.

Lantas bagaimana cara mudah bertemu jodoh?

Cara cepat bertemu jodoh adalah Perbaikilah diri dan tingkatkan ketaqwaan anda kepada Allah.Terkadangtanpa kita sadari, kita mendikte Allah tentang jodoh kita.

Ketika datang seseorang yang mendekati kita untuk membangun hubungan yang serius mewujudkan keluarga sakinah, kita terburu-buru menolaknya, kerana tidak sesuai dengan yang kita inginkan.

Cobalah, bila memang ada yang hendak serius tidak serta merta untuk ditolak namun dipertimbangkanterlebih dahulu sekaligus berdoa memohon petunjuk Allah, bisa jadi orang itu yang memang yang dikirim Allah untuk jodoh anda.

Berprasangka baiklah pada Allah dan berprasangka baiklah kepada siapapun yang memang hendak berta'aruf dengan anda.

Bisa jadi seseorang yang kita anggap buruk, dia adalah baik untuk kita dan yang kita anggap baik, dia adalah orang yang buruk untuk kita.

Maka mohonlah yang terbaik menurut Allah maka terbaik pula untuk kita.

Wallahua’lam bish Shawwab ....


Sumber: Islamic Motivation

MELAMAR DENGAN MANTRA PENGLEPEK WANITA

Katakanlah ini kepada wanitamu,
dengan wajah yang se-sendu mungkin, seperti engkau baru keluar dari kegalauan, dan memasuki keindahan meditasi di bawah sinar rembulan Desember …

Adinda, sejak aku mengenalmu, aku tak mampu memuji lagi.

Apa pun menjadi biasa dan wajar, karena kecantikanmu menjadikan apa pun pucat.

Aku seperti tak pernah menua, karena waktu membeku saat engkau tersenyum, dan ombak menenang takut mengusik kemerduan sapamu kepadaku.

Bagiku kesempurnaan tak cukup menggambarkan dirimu.

Ndut … (kalau bentuk tubuhnya sesuai), ku tahu kau tak mungkin bisa mengerti kedalaman cintaku kepadamu, tapi cukuplah kau pandangi pemukaannya saja pada wajahku yang menghamba kepada kebahagiaanmu.

Engkau cintaku, aku cintamu.

Engkau hidupku, aku hidupmu.

Kita satu dan tak terpisahkan.

Aku akan menjadi laki-laki termulia dan terbahagia di alam ini, jika engkau bersedia menerima permintaanku, agar engkau menjadi pendamping kehidupanku, sebagai wanita kemuliaan hidupku, sebagai istriku, sebagai ibu dari anak-anakku, dan sebagai pemelihara dari kebesaran nama keluarga kita.

Aku mencintaimu dan tak mampu hidup tanpa cintamu.

Will you marry me?

---------------

Mario Teguh – Loving you all as always

P.S. Jika dia berteriak-teriak liar menggombali Anda, bersabarlah, pasanglah wajah haru dan penuh kerendahan hati.

Dia mungkin akan melompat-lompat liar, berlari-lari menabrak radio dan televisi, menjambak-jambak rambutnya sebelum pingsan beberapa babak, diamlah …, itu caranya untuk menyiapkan diri, untuk kemudian dengan penuh suka cinta menerima lamaranmu.

Jika dia bertanya, bagaimana dengan kehidupan ekonomi?

Jawablah seperti semua laki-laki SPBU: “Dik, kita mulai dari nol ya?”

Dan sepanjang engkau melalui ini semua, pastikanlah hatimu sejuk, wajahmu tak bergetar, dan sama sekali jangan tersenyum … apalagi tertawa.

Keampuhan mantra ini hanya berfungsi saat engkau serius.

------------------

Semoga Anda yang masih sendiri segera ditemukan oleh Tuhan dengan laki-laki yang bersedia kehilangan dirinya yang lama dan menjadi pribadi baru yang hebat, untuk menjadi belahan jiwa dan pendamping kehidupan yang memuliakan Anda - dengan cinta dan kesetiaan, dengan kesejahteraan dan kebahagiaan, dan dengan keturunan dan nama baik.

Aamiin

-----------------

SPBU = Stasiun Pengisian Bahan-bakar Umum

ASIMH = Awas Status Ini Mengandung Humor



Sumber: Mario Teguh

TANDA CIRI ORANG YANG SEDANG JATUH CINTA

Menurut hadits Nabi, orang yang sedang jatuh cinta
cenderung selalu mengingat dan menyebut orang yang
dicintainya (man ahabba syai'an katsura dzikruhu), kata
Nabi, orang juga bisa diperbudak oleh cintanya (man
ahabba syai'an fa huwa `abduhu).

Kata Nabi juga, ciri dari cinta sejati ada tiga:
(1) lebih suka berbicara dengan yang dicintai dibanding
dengan yang lain,
(2) lebih suka berkumpul dengan yang dicintai dibanding
dengan yang lain, dan
(3) lebih suka mengikutikemauan yang dicintai dibanding
kemauan orang lain/diri sendiri.

Bagi orang yang telah jatuh cinta kepada Allah SWT,
maka ia lebih suka berbicara dengan Allah Swt, dengan
membaca firman Nya, lebih suka bercengkerama dengan
Allah SWT dalam I`tikaf, dan lebih suka mengikuti
perintah Allah SWT daripada perintah yang lain.

Semoga Kita Lebih Mencintai ALLAH SWT dari pada segalanya..

Sebarkan page ini dengan Meng'klik' atau Meng'Share' agar kebaikan terus tersebar..

Semoga Bermanfaat, Insya ALLAH.. :)

Sumber: Islamic Motivation

"5 Pelajaran Berharga", Part 2

3. Pelajaran penting ke-3

Selalulah perhatikan dan ingat, pada semua yang anda layani. Di zaman es krim khusus (ice cream sundae) masih murah, seorang anak laki-laki umur 10-an tahun masuk ke Coffee Shop Hotel, dan duduk di meja. Seorang pelayan wanita menghampiri, dan memberikan air putih dihadapannya. Anak ini kemudian bertanya "Berapa ya... harga satu ice cream sundae?" katanya. "50 sen..." balas si pelayan. Si anak kemudian mengeluarkan isi sakunya dan menghitung dan mempelajari koin-koin di kantongnya... "Wah... Kalau ice cream yang biasa saja berapa?" katanya lagi. Tetapi kali ini orang-orang yang duduk di meja-meja lain sudah mulai banyak... dan pelayan ini mulai tidak sabar. "35 sen" kata si pelayan sambil uring-uringan. Anak ini mulai menghitungi dan mempelajari lagi koin-koin yang tadi dikantongnya. "Bu... saya pesen yang ice cream biasa saja ya..." ujarnya. Sang pelayan kemudian membawa ice cream tersebut, meletakkan kertas kuitansi di atas meja dan terus melengos berjalan. Si anak ini kemudian makan ice-cream, bayar di kasir, dan pergi. Ketika si Pelayan wanita ini kembali untuk membersihkan meja si anak kecil tadi, dia mulai menangis terharu. Rapi tersusun disamping piring kecilnya yang kosong, ada 2 buah koin 10-sen dan 5 buah koin 1-sen. Anda bisa lihat... anak kecil ini tidak bisa pesan ice-cream Sundae, karena tidak memiliki cukup untuk memberi sang pelayan uang tip yang "layak"

4. Pelajaran penting ke-4 - Penghalang di Jalan Kita.

Zaman dahulu kala, tersebutlah seorang Raja, yang menempatkan sebuah batu besar di tengah-tengah jalan. Raja tersebut kemudian bersembunyi, untuk melihat apakah ada yang mau menyingkirkan batu itu dari jalan. Beberapa pedagang terkaya yang menjadi rekanan raja tiba ditempat, untuk berjalan melingkari batu besar tersebut. Banyak juga yang datang, kemudian memaki-maki sang Raja, karena tidak membersihkan jalan dari rintangan.Tetapi tidak ada satu pun yang mau melancarkan jalan dengan menyingkirkan batu itu. Kemudian datanglah seorang petani, yang menggendong banyak sekali sayur mayur. Ketika semakin dekat, petani ini kemudian meletakkan dahulu bebannya, dan mencoba memindahkan batu itu kepinggir jalan. Setelah banyak mendorong dan mendorong, akhirnya ia berhasil menyingkirkan batu besar itu. Ketika si petani ingin mengangkat kembali sayurnya, ternyata ditempat batu tadi ada kantung yang berisi banyak uang emas dan surat Raja. Surat yang mengatakan bahwa emas ini hanya untuk orang yang mau menyingkirkan batu tersebut dari jalan. Petani ini kemudian belajar, satu pelajaran yang kita tidak pernah bisa mengerti. Bahwa pada dalam setiap rintangan, tersembunyi kesempatan yang bisa dipakai untuk memperbaiki hidup kita.

5. Pelajaran penting ke-5 - Memberi, ketika dibutuhkan.

Waktu itu, ketika saya masih seorang sukarelawan yang bekerja di sebuah rumah sakit, saya berkenalan dengan seorang gadis kecil yang bernama Liz, seorang penderita satu penyakit serius yang sangat jarang. Kesempatan sembuh, hanya ada pada adiknya, seorang pria kecil yang berumur 5 tahun, yang secara mujizat sembuh dari penyakit yang sama. Anak ini memiliki antibodi yang diperlukan untuk melawan penyakit itu. Dokter kemudian mencoba menerangkan situasi lengkap medikal tersebut ke anak kecil ini, dan bertanya apakah ia siap memberikan darahnya kepada kakak perempuannya. Saya melihat si kecil itu ragu-ragu sebentar, sebelum mengambil nafas panjang dan berkata "Baiklah... Saya akan melakukan hal tersebut... asalkan itu bisa menyelamatkan kakakku". Mengikuti proses tranfusi darah, si kecil ini berbaring di tempat tidur, disamping kakaknya. Wajah sang kakak mulai memerah, tetapi Wajah si kecil mulai pucat dan senyumnya menghilang. Si kecil melihat ke dokter itu, dan bertanya dalam suara yang bergetar... katanya "Apakah saya akan langsung mati dokter...?" Rupanya si kecil sedikit salah pengertian. Ia merasa, bahwa ia harus menyerahkan semua darahnya untuk menyelamatkan jiwa kakaknya. Lihatlah... bukankah pengertian dan sikap adalah segalanya...



“Bekerjalah seolah anda tidak memerlukan uang, Mencintailah seolah anda tidak pernah dikecewakan.”



...DALAM GELAPNYA MALAM, KITA JUSTRU DAPAT MELIHAT INDAHNYA BINTANG...

"5 Pelajaran Berharga", Part 1

1. Pelajaran Penting ke-1

Pada bulan ke-2 diawal kuliah saya, seorang Profesor memberikan quiz mendadak pada kami. Karena kebetulan cukup menyimak semua kuliah-kuliahnya, saya cukup cepat menyelesaikan soal-soal quiz, sampai pada soal yang terakhir. Isi Soal terakhir ini adalah : Siapa nama depan wanita yang menjadi petugas pembersih sekolah ? Saya yakin soal ini cuma "bercanda". Saya sering melihat perempuan ini. Tinggi, berambut gelap dan berusia sekitar 50-an, tapi bagaimana saya tahu nama depannya...? Saya kumpulkan saja kertas ujian saya, tentu saja dengan jawaban soal terakhir kosong. Sebelum kelas usai, seorang rekan bertanya pada Profesor itu, mengenai soal terakhir akan "dihitung" atau tidak. "Tentu Saja Dihitung !!" kata si Profesor. "Pada perjalanan karirmu, kamu akan ketemu banyak orang. Semuanya penting!. Semua harus kamu perhatikan dan pelihara, walaupun itu cuma dengan sepotong senyuman, atau sekilas "halo"! Saya selalu ingat pelajaran itu. Saya kemudian tahu, bahwa nama depan ibu pembersih sekolah adalah "Dorothy".


2. Pelajaran Penting ke-2 - Penumpang yang Kehujanan.

Malam itu, pukul setengah dua belas malam. Seorang wanita negro rapi yang sudah berumur, sedang berdiri di tepi jalan tol Alabama. Ia nampak mencoba bertahan dalam hujan yang sangat deras, yang hampir seperti badai. Mobilnya kelihatannya lagi rusak, dan perempuan ini sangat ingin menumpang mobil. Dalam keadaan basah kuyup, ia mencoba menghentikan setiap mobil yang lewat. Mobil berikutnya dikendarai oleh seorang pemuda bule, dia berhenti untuk menolong ibu ini. Kelihatannya si bule ini tidak paham akan konflik etnis tahun 1960-an, yaitu pada saat itu. Pemuda ini akhirnya membawa si ibu negro selamat hingga suatu tempat, untuk mendapatkan pertolongan, lalu mencarikan si ibu ini taksi. Walaupun terlihat sangat tergesa-gesa, si ibu tadi bertanya tentang alamat si pemuda itu, menulisnya, lalu mengucapkan terima kasih pada si pemuda. 7 hari berlalu, dan tiba-tiba pintu rumah pemuda bule ini diketuk Seseorang.

Kejutan baginya, karena yang datang ternyata kiriman sebuah televisi set besar berwarna (1960-an!) khusus dikirim kerumahnya. Terselip surat kecil tertempel di televisi, yang isinya adalah : "Terima kasih nak, karena membantuku di jalan Tol malam itu. Hujan tidak hanya membasahi bajuku, tetapi juga jiwaku. Untung saja anda datang dan menolong saya. Karena pertolongan anda, saya masih sempat untuk hadir disisi suamiku yang sedang sekarat... hingga wafatnya. Tuhan memberkati anda, karena membantu saya dan tidak mementingkan dirimu pada saat itu" Tertanda Ny. Nat King Cole.

Catatan : Nat King Cole, adalah penyanyi negro tenar thn.60-an di USA.




Rabu, 24 April 2013

RENUNGAN BAGI SEMUA YANG MASIH SINGLE MAUPUN YANG SUDAH MENIKAH


          Alkisah seorang raja yang kaya raya dan sangat baik, ia mempunyai banyak sekali emas dan kuningan, karena terlalu banyak sehingga antara emas dan kuningan tercampur menjadi satu. Suatu hari raja yang baik hati ini memberikan hadiah emas kepada seluruh rakyatnya, dia membuka gudangnya lalu mempersilakan rakyatnya mengambil kepingan emas terserah mereka.

           Karena antara emas dan kuningan tercampur menjadi satu sehingga sulit sekali di bedakan, mana yang emas dan mana yang kuningan, lalu mana yang emasnya 24 karat dan mana yang emasnya hanya 1 karat, namun ada peraturan dari sang raja, yaitu apabila mereka sudah memilih dan mengambil satudari emas itu, mereka tidak boleh mengembalikannya lagi.

          Tetapi raja menjanjikan bagi mereka yang mendapat emas hanya 1 karat atau mereka yang mendapatkan kuningan, mereka dapat bekerja dikebun raja dan merawat pemberian raja itu dengan baik, maka raja akan menambah dan memberikan kadar karat itu sedikit demi sedikit.

          Mendengar itu bersukacitalah rakyatnya, sambil mengelu-elukan rajanya. Mereka datang dari penjuru tempat, dan satu persatu dari mereka dengan berhati-hati mengamat-amati benda-benda itu, waktu yang diberikan kepada mereka semua ialah satu setengah hari, dengan perhitungan setengah hari untuk memilih, setengah hari untuk merenungkan, dan setengah hari lagi untuk memutuskan.

          Para prajurit selalu siaga menjaga keamanan pemilihan emas tersebut, karena tidak jarang terjadi perebutan emas yang sama diantara mereka. Selama proses pemilihan berlangsung, seorang prajurit mencoba bertanya kepada salah seorang rakyatnya! , "apa yang kau amat-amati, sehingga satu setengah hari kau habiskan waktumu disini?", jawab orang itu "tentu saja aku harus berhati-hati, aku harus mendapatkan emas 24 karat itu", lalu tanya prajurit itu lagi "seandainya emas 24 karat itu tidak pernah ada, atau hanya ada satu diantara setumpuk emas ini, apakah engkau masih saja mencarinya?, sedangkan waktumu sangat terbatas", jawab orang itu lagi "tentu saja tidak, aku akan mengambil emas terakhir yang ada ditanganku begitu waktuku habis".

          Lalu prajurit itu berkeliling dan ia menjumpai seorang yang tampan, melihat perangainya ia adalah seorang kaya, bertanyalah prajurit itu kepadanya "hai orang kaya apa yang kau cari disini, bukankah engkau sudah lebih dari cukup?" ,jawab orang kaya itu "bagiku hidup adalah uang, kalau aku bisa mengambil emas ini, tentu saja itu berarti menambah keuntunganku".

         Kemudian prajurit itu kembali mengawasi satu persatu dari mereka, maka tampak oleh nya seseorang, yang sejak satu hari ia selalu menggenggam kepingan emasnya, lalu dihampirinya orang itu "mengapa engkau diam disini?, tidakkah engkau memilih emas-emas itu? atau tekadmu sudah bulat untuk mengambil emas itu?", mendengar perkataan prajurit itu, orang ini hanya diam saja, maka prajurit itu bertanya lagi "atau engkau yakin bahwa itulah emas 24 karat, sehingga engkau tidak lagi berusaha mencari yang lain?", orang itu masih terdiam, prajurit itu semakin penasaran, lalu ia lebih mendekat lagi "tidakkah engkau mendengar pertanyaanku?", sambil menatap prajurit, orang itu menjawab "tuan saya ini orang miskin, saya tidak pernah tahu mana yang emas dan mana yang kuningan, tetapi hati saya memilih emas ini, sayapun tidak tahu, berapa kadar emas ini, atau jika ternyata emas ini hanya kuninganpun saya juga tidak tahu". "lalu mengapa engkau tidak mencoba bertanya kepada mereka, atau kepadaku kalau engkau tidak tahu" tanya prajutit itu lagi.
 "Tuan emas dan kuningan ini milik raja, jadi menurut saya hanya raja yang tahu, mana yang emas dan mana yang kuningan, mana yang 1 karat dan mana yang 24 karat. Tapi satu hal yang saya percaya janji raja untuk mengubah kuningan menjadi emas itu yang lebih penting" jawabnya lugu.

          Prajurit ini semakin penasaran "mengapa bisa begitu?", "bagi saya berapapun kadar karat emas ini cukup buat saya, karena kalau saya bekerja, saya membutuhkan waktu bertahun-tahun menabung untuk membeli emas tuan". Prajurit tampak tercengang mendengar jawaban dari orang ini, lalu ia melanjutkan perkataannya "lagi pula tuan, peraturannya saya tidak boleh menukar emas yang sudah Saya ambil", "tidakkah engkau mengambil emas-emas yang lain dan menukarkannya sekarang, selagi masih ada waktu?" tanya prajurit lagi, "saya sudah menggunakan waktu itu, kini waktu setengah hari terakhir saya, inilah saatnya saya mengambil keputusan! , jika saya gantikan emas ini dengan yang lain, belum tentu saya mendapat yang lebih baik dari punya saya ini, saya memutuskan untuk mengabdi pada raja dan merawat milik saya ini, untuk menjadikannya emas yang murni",

          Tak lama lagi lonceng istana berbunyi,tanda berakhir sudah kegiatan mereka. Lalu raja keluar dan berdiri ditempat yang tinggi sambil berkata "wahai rakyatku yang kukasihi, semua emas yang kau genggam itu adalah hadiah yang telah kuberikan, sesuai dengan perjanjian, tidak seorangpun diperbolehkan menukar ataupun menyia-nyiakan hadiah itu, jika didapati hal diatas maka orang itu akan mendapat hukuman karena ia tidak menghargai raja" kata-kata raja itu disambut hangat oleh rakyatnya.

          Lalu sekali lagi dihadapan rakyatnya raja ingin memberitahu tentang satu hal "dan ketahuilah, bahwa sebenarnya tidak ada emas 24 karat itu, hal ini dimaksudkan bahwa kalian semua harus mengabdi kepada kerajaan, dan hanya akulah yang dapat menambah jumlah karat itu, karena akulah yang memilikinya. Selama satu setengah hari, setengah hari yang kedua yaitu saat kuberikan waktu kepada kalian semua untuk merenungkan pilihan, kalian kutunggu untuk datang kepadaku menanyakan perihal emas itu, tetapi sayang sekali hanya satu orang yang datang kepadaku untuk menanyakannya".

          Demikianlah raja yang baik hati dan bijaksana itu mengajar rakyatnya, dan selama bertahun-tahun ia dengan sabar menambah karat satu persatu dari emas rakyatnya.

dikutip dari :
Kumpulan Sharing dan Cerpen Judul Asli:
When We Have to Choose


Berharap melalui alkisah diatas kita dapat merefleksi diri dalam mencari pasangan hidup :



1. Bagi yang sedang mencari pasangan alias cari pacar (setengah hari untuk memilih) Memilih memang boleh tapi manusia tidak ada yang sempurna,jangan lupa emas-emas itu milik sang raja, jadi hanya dia yang tahu menahu masalah itu, artinya setiap manusia milik Tuhan jadi berdoalah untuk berkomunikasi denganNya tentang pasangan Anda.

2. Bagi yang telah memperoleh pasangan tapi belum menikah (setengah hari untuk merenungkan) Mungkin pertama kali Anda mengenal, si dia nampak emas 24 karat,ternyata setelah bertahun-tahun kenal, si dia hanya berkadar 10 karat. Diluar, memang kita dihadapkan dengan banyak pilihan, sama dengan rakyat yang memilih emas tadi, akan tetapi pada saat kita sudah mendapatkannya, belum tentu waktu kita melepaskannya kita mendapat yang lebih baik. Jadi jika dalam tahap ini Anda merasa telah mendapatkan dia, hal yang terbaik dilakukan ialah menilai secara objektif siapa dia (karena itu keterbukaan dan komunikasi sangat penting dalam menjalin hubungan), dan menyelaraskan hati Anda bersamanya, begitu Anda tahu tentang hal terjelek dalam dirinya sebelum Anda menikah itu lebih baik, dengan demikian Anda tidak merasa shock setelah menikah, tinggal bagaimana Anda menerimanya, Anda mampu menerimanya atau tidak, Anda mengusahakan perubahannya atau tidak, "cinta selalu berjuang", dan jangan anggap tidak pernah ada masalah dalam jalan cinta Anda, justru jika dalam tahap ini Anda tidak pernah mengalami masalah dengan pasangan Anda (tidak pernah bertengkar mungkin) Anda malah harus berhati- hati, karena ini adalah hubungan yang tidak sehat, berarti banyak kepura-puraan yang ditampilkan dalam hubungan Anda yang terpenting adalah niat baik diantara pasangan, sehingga dengan komitmen dan cinta, segala sesuatu selalu ada jalan keluarnya. Meskipun dalam tahap ini Anda masih punya waktu setengah hari lagi untuk memutuskan, artinya anda masih dapat berganti pilihan, akan tetapi pertimbangkan dengan baik hal ini.

3. Bagi yang telah menikah (setengah hari untuk memutuskan)
Dalam tahap ini, siapapun dia berarti anda telah mengambil keputusan untuk memilihnya, jangan berfikir untuk mengambil keuntungan dari pasangan Anda, jika ini terjadi berarti Anda egois, sama halnya dengan orang kaya diatas, dan dengan demikian Anda tidak pernah puas dengan diri pasangan Anda,maka tidak heran banyak terjadi perselingkuhan. Anda tidak boleh merasa menyesal dengan pilihan Anda sendiri, jangan kuatir raja selalu memperhatikan rakyatnya, dan menambah kadar karat pada emasnya.

Jadi percayalah kalau Tuhan pasti akan memperhatikan Anda, dan Dia yang paling berkuasa mengubah setiap orang. Perceraian bukanlah solusi, sampai kapan kita harus menikah lalu bercerai, menikah lagi dan bercerai lagi???, ingatlah si dia adalah hadiah, siapapun dia terimalah dia karena sekali lagi itulah pilihan Anda, ingat ini adalah setengah hari terakhir yaitu waktu untuk memutuskan, setelah itu Anda tidak boleh menukar atau meyia-nyiakan emas Anda, jadi peliharalah pasangan Anda sebagaimana hadiah terindah yang telah Tuhan berikan.

Dan apapun yang terjadi dengan pasangan Anda komunikasikanlah dengan Tuhan, karena Dia yang memiliki hati setiap manusia.